Penempatan Keyword Artikel SEO yang Benar, Pemula WajibTahu!

Penempatan Keyword Artikel SEO - Mulai terjun ke dunia blog sejak tahun 2008, ada banyak pelajaran yang saya dapat. Karena pada awalnya saya hanya menulis tentang suatu keresahan yang terjadi dalam hidup.

Pembacanya pun hanya teman-teman main yang sering saya paksa untuk baca.

Salah satu pelajaran paling "mahal" menurut saya adalah ngeblog itu bukan hanya tentang menulis, bukan hanya tentang mempublikasikan tulisan lalu berharap ada yang membaca.

Sebelum mulai menulis juga harus melakukan riset keyword dan juga memperhatikan penempatan keyword artikel agar lebih menarik di mata mesin pencarian.

Beda cerita kalau Anda memiliki blog dengan fokus cerita pribadi atau yang biasa dikenal dengan personal literature.

Mengabaikan kata kunci juga tak jadi masalah, karena sebagian besar traffic datang dari pembaca setia maupun pengikut di media sosial, bukan dari mesin pencarian Google.

Lalu di mana saja penempatan keyword artikel yang baik dan sesuai dengan kemauan mesin pencarian?

Tapi sebelum itu harap diperhatikan setiap baris pada artikel ini untuk mengetahui di mana saja saya menempatkan kata kunci utama.

Penempatan Keyword Artikel SEO

Rahasia Penempatan Keyword Artikel SEO

Sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa saya bukan pakar ataupun ahli, yang saya sampaikan di sini merupakan curahan dari pengalaman pribadi yang mungkin saja tak sesuai dengan cara yang diterapkan oleh orang lain.

Tapi tenang, struktur tulisan ini sama persis dengan tulisan-tulisan lain yang berhasil nangkring di halaman pertama Google.

So, let's start it!

Ini cara penempatan artikel SEO yang benar:

1. Judul

Sebelum membuat artikel, keyword adalah hal pertama yang harus dipikirkan. Setelah itu baru dilanjutkan dengan memilih judul yang tepat sesuai keyword yang kita tuju.

Dalam membuat judul juga tidak bisa sembarangan. Judul artikel harus mengandung kata kunci atau keyword utama.

Misal keyword-nya adalah "harga sepeda gunung", maka judulnya harus "Daftar Harga Sepeda Gunung Termurah 2020" atau "Harga Sepeda Gunung 1 Jutaan Terbaru".

Karena saya orangnya perfeksionis, jika Anda ingin mengikuti cara ini, judul wajib dibuat dengan huruf besar pada setiap kata nya. Kecuali kata "yang, dan, dengan, atau".

2. Paragraf Pertama atau Kedua

Setelah judul, penempatan keyword artikel agar page one adalah di paragraf pertama atau kedua. Ada dua pilihan yang sama baiknya. Sesuaikan saja dengan topik pembahasan.

Pada artikel ini saya menempatkan kata kunci pada paragraf awal. Kalian bebas menulis keyword di mana saja asalkan paragraf awal fokus membahasa topik utama.

3. Heading

Heading adalah tempat meletakkan keyword berikutnya. Anda bisa memilih menulis heading yang serupa dengan judul atau dengan sedikit modifikasi.

Contohnya judul artikel Anda adalah "Cara Transfer Saldo Gopay ke OVO", sah-sah saja heading-nya juga seperti itu. Tapi kalau mau melakukan sedikit modifikasi juga tak masalah, selama kata kuncinya masih ada.

4. Subheading

Jika artikel yang Anda tulis tentang tutorial seperti ini, setelah heading pasti dilanjutkan dengan subheading.

Penempatan keyword di subheading sebenarnya bebas, bisa di subheading 1. 2. atau 3 tergantung jumlah kata.

Pada artikel ini keyword juga saya tempatkan di subheading kedua karena kalau ditempatkan di subheading 1, jaraknya terlalu dekat dengan keyword pada heading.

Menurut saya terlihat kurang menarik bagi pembaca.

Tapi itu kembali ke diri masing-masing, selama tidak mengganggu ya boleh-boleh saja.

Karena selain membuat pembaca kurang nyaman, penggunaan keyword secara berlebihan akan membuat blog Anda perlahan diabaikan oleh mesin telusur atau istilahnya keyword stuffing.

5. Penutup

Rahasia halaman pertama Google selanjutnya bisa Anda letakkan di bagian penutup atau akhir artikel.

Tapi sekali lagi harus disesuaikan dengan jumlah kata dan topik pembahasan. Semakin banyak kata, semakin banyak pula keyword ditempatkan.

Ada yang mengatakan bahwa penempatan keyword yang baik adalah pada setiap 200 kata. Anda bisa mengikuti cara tersebut jika dirasa lebih praktis dan mudah.

6. Deskripsi

Mas Timon pernah berucap bahwa deskripsi yang baik adalah paragraf pertama dan paragraf kedua. Saya pernah mengikuti cara tersebut, namun saya tinggalkan karena terkadang tak berjalan dengan baik.

Lalu saya memutuskan untuk membuat deskripsi sendiri yang kata-katanya tidak ada di artikel tapi masih ada kandungan kata kuncinya.

Contohnya dengan kata kunci "harga hp realme narzo", maka deskripsinya harus "Realme merilis Realme Narzo dengan tampilan dan spesifikasi kelas dewa.

Mau tahu harga hp Realme Narzo terbaru? Simak ulasannya berikut ini".

7. Tautan

Setelah deskripsi, tautan atau link artikel juga harus mengandung kata kunci. Tapi cukup dengan kata kunci utama saja, jangan lebih dari tiga kata. Sebenarnya tidak masalah, tapi terlihat kurang menarik dan boros kata.

8. Link Gambar

Nah, yang terakhir kata kunci juga harus dan wajib ditempatkan di link gambar. Tujuannya agar artikel yang kita buat juga nangkring di pencarian gambar.

Karena selain dari pencarian situs, traffic juga bisa datang dari pencarian gambar.

Buat link gambar dengan kata kunci utama, bebas mau berapa kata, yang jelas harus ada kata kuncinya.

Kalau ingin menempatkan kata kunci di caption dan properti juga tak jadi masalah, tapi saya rasa di link gambar saja sudah cukup.

Akhir Kata

Saya rasa penjelasan tentang rahasia penempatan keyword artikel SEO pada artikel ini sudah sangat jelas. Kalau sekiranya ada yang perlu ditanyakan, silahkan sampaikan pertanyaan Anda di kolom komentar.

Namun sebelum artikel ini saya akhiri, satu hal yang perlu Anda tahu bahwa artikel yang berkualitas bukan satu-satunya faktor artikel menempati halaman pertama Google.

Ada banyak faktor penting lainnya seperti optimasi SEO On-Page, SEO Off-Page, umur blog jika Anda menarget kata kunci sulit, makanya saya suka heran dengan bloger baru tapi narget keyword dengan pesaing jutaan.

Ya pasti tenggelam blognya.

Untuk itu perlu perhitungan yang matang dan sadar diri. Jika blog Anda masih baru, DA PA-nya masih rendah, cari keyword dengan pesaing atau search volume di bawah 200 ribu.

Nanti kalau traffic sudah lancar, baru pelan-pelan naikkan jumlah search volume.

Perhatikan juga penempatan keyword artikel sesuai jumlah kata pada artikel. Saran saya untuk artikel dengan jumlah kata 600, letakkan 5 kata kunci utama, sisanya kata kunci turunan.

Tapi jangan sampai berlebihan, karena bisa membuat pembaca jadi tidak nyaman.

Jumlah kata pada artikel ini 900 lebih. Ada 7 keyword utama (di luar judul, tautan, link gambar dan deskripsi) yang saya tempatkan sesuai dengan penjelasan di atas. Semoga bermanfaat!